Pendidikan Perdamaian Dengan 12 Nilai Dasar Perdamaian

I Putu Ayub Darmawan

Abstract


Conflict is a problem that is being faced in Indonesia. A peaceful way is needed to bring peace to a multicultural nation. From the analysis of various biblical literature and texts there are several peace values, including education for peace must guide students to accept themselves, peace education provides guidance to avoid bad prejudice, needs to be built understanding and attitudes that respect ethnic diversity, religious differences, different types sex, social status such as poor wealth, and group differences, in an effort to build a path for peace, students need to understand diversity, understand conflict, build an attitude of resisting violence, willingness to start admitting mistakes, and willingness to forgive.


Abstrak: Konflik merupakan masalah yang sedang dihadapi di Indonesia. Perlu dilakukan cara damai untuk menghadirkan perdamaian di bangsa yang multi-kultural.  Dari analisis berbagai literatur dan teks Alkitab ada beberapa nilai-nilai per-damaian, antara lain pendidikan untuk perdamaian harus membimbing murid menerima dirinya sendiri, pendidikan perdamaian memberikan bimbingan untuk mengindari prasangka buruk, perlu dibangun pengertian dan sikap yang meng-hargai keragaman etnis, perbedaan agama, perbedaan jenis kelamin, status sosial seperti kaya miskin, dan perbedaan kelompok, dalam upaya membangun jalan menunju perdamaian maka murid perlu memahami adanya keragaman, memahami konflik, membangun sikap menolak kekerasan, adanya kerelaan untuk memulai mengakui kesalahan, dan kerelaan untuk memberi maaf.


Keywords


education; peace; basic values; nilai-nilai dasar; pendidikan; perdamaian

Full Text:

Klik PDF untuk baca isi artikel.

References


AmaLee, Irfan. “Sejarah Berdirinya PeaceGen.” Accessed June 15, 2018. http://irfanamalee.wixsite.com/pgproject/about1.

Brownlee, Malcolm. Tugas Manusia Dalam Dunia Milik Tuhan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2004.

Budiarti, Tirsa. “Model-Model Pendidikan Perdamaian Bagi Anak Dalam Konteks Gereja.” Jurnal Jaffray 16, no. 1 (March 18, 2018): 55–76.

Christianto, Rendra Andi. “Pendidikan Perdamaian Dalam Keluarga (Peranan Orang Tua Dalam Penerapan Nilai-Nilai Perdamaian Dalam Keluarga Di GKMI Siloam).” Skripsi, Fakultas Teologi, Universitas Kristen Satya Wacana, 2014. http://repository.uksw.edu/handle/123456789/8889.

Juditha, Christiany, and Christiany Juditha. “Stereotip dan Prasangka dalam Konfl ik Etnis Tionghoa dan Bugis Makassar.” Jurnal ILMU KOMUNIKASI 12, no. 1 (June 17, 2015): 87–104.

Lincoln, E., and I. AmaLee. Pake Otak, Jangan Maen Otot: Tentang Menolak Kekerasan. Bandung: Pelangi Mizan, 2007.

Lincoln, E., and Irfan AmaLee. Konflik Bikin Kamu Makin Dewasa: Tentang Konflik. Bandung: Pelangi Mizan, 2007.

Lincoln, E., and Irfan Amalee. Peace Generation: 12 Nilai Dasar Perdamaian. Bandung: Pelangi Mizan, 2007.

Lincoln, Erik, and I. AmaLee. Nggak Gengsi Ngaku Salah: Tentang Mengaku Kesalahan. Bandung: Pelangi Mizan, 2007.

Lincoln, Erik, and Irfan AmaLee. No Curiga, No Prasangka: Tentang Prasangka. Bandung: Pelangi Mizan, 2007.

Mania, Sitti. “Implementasi Pendidikan Multikultural Dalam Pembelajaran.” Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan 13, no. 1 (June 22, 2010): 78–91.

Mulia, Musdah. “Melawan Kekerasan Atas Nama Agama.” In Teologi Politik. Makassar: Yayasan Oase Intim, 2013.

Nugroho, Oktavianus Heri Prasetyo. “Meretas Damai Di Tengah Keberagaman: Mengembangkan Pendidikan Kristiani Untuk Perdamaian Dalam Perspektif Multikulturalisme.” Gema Teologi 38, no. 2 (2014): 143–170.

Rumbi, Frans P. “Tradisi Massuru’ dan Pertobatan Dalam Injil Sinoptik.” BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 1, no. 1 (June 30, 2018): 26–38.

Rumbi, Frans Paillin. “Manajemen Konflik Dalam Gereja Mula-Mula: Tafsir Kisah Para Rasul 2:41-47.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 3, no. 1 (January 30, 2019): 9–20.

Saputra, Wahyu Nanda Eka. “Pendidikan Kedamaian: Peluang Penerapan Pada Pendidikan Tingkat Dasar Di Indonesia.” Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) 3, no. 3 (March 16, 2016): 88–94.

Sidjabat, Binsen S. Mendidik Warga Gereja Melalui Seri Selamat. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2018.

Sidjabat, Binsen Samuel. “Penguatan Guru PAK Untuk Pendidikan Karakter: Melihat Kontribusi Seri Selamat.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 3, no. 1 (January 30, 2019): 30–48.

Sinaga, Sahat M. “Negeri Pancasila: Panggilan Inklusif Gereja Di Indonesia.” In Melaksanakan Amanat Agung Di Abad 21. Ungaran: Sekolah Tinggi Teologi Simpson, 2017.

Suparlan, Parsudi. “Konflik Sosial Dan Alternatif Pemecahannya.” Antropologi Indonesia 30, no. 2 (2006): 138–150.

Verkuyl, J. Etika Kristen: Seksuil. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1989.

Vita, Yan. “Penamanan Budaya Damai Via Pendidikan.” Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan 14, no. 1 (March 7, 2016): 17–28.

Zainiyati, Husniyatus Salamah. “Pendidikan Multikultural: Upaya Membangun Keberagamaan Inklusif di Sekolah.” ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman 1, no. 2 (March 2, 2007): 135–145.

“Cerita Kami.” Accessed June 15, 2018. http://www.peace-generation.org/about.




DOI: https://doi.org/10.34307/b.v2i1.82

Article Metrics

Abstract telah dilihat sebanyak 46 kali
File PDF telah di download sebanyak 34 kali

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Add comment




is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs (CC BY-NC-ND).

ISSN LogoCrossref LogoScholar LogoGaruda LogoOne Search Indonesia LogoBase Search LogoScilit LogoDimensions Logo

BIA': Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual
Based on a work at: www.jurnalbia.com or jurnalbia.stakntoraja.ac.id
Online ISSN: 2655-4682 Printed ISSN: 2655-4666

BIA' © Published by STAKN Toraja. All Rights Reserved.