Meretas Kecakapan Komunikasi Interpersonal Keluarga Kristen Memasuki Era 4.0

Naomi Sampe

Abstract


This article is a study to show that in these days, we all are living in the time that named industry revolution 4.0, which’s all communication tool are connected and communicate each other to make smart decisions without human role. As we see now that our world is borderless. The communication is rapidly informed, and we could feel, hear, see clearly that such as sophisticated so as every event in “the edge of this earth” could be known to us almost in the same time while it happened. The result of this research has found that this revolution has totally changed our interpersonal communication way. This study also suggests that in delivery of their mission, christian and the church leader ought to recreate and transform their duty to serve. The most basicly community of the churc is family, thats why this research is put a special notice to the interpersonal communication. This is the strategic point to form christian generation to have their own identity and assist them in faith grow as the child of God.

 

Abstrak

Tulisan ini merupakan studi yang hendak menyajikan bahwa kita semua sudah berada dalam budaya kehidupan yang disebut Era 4.0, di mana semua alat komunikasi sudah terjaring satu sama lain dan ternyata telah sanggup mencipta sendiri keputusan cerdas dan seringkali tanpa peran atau bantuan manusia lagi. Sekarang yang disaksikan adalah dunia yang tanpa batas. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa era sekarang telah mengubah cara kita berkomunikasi secara interpersonal. Tulisan ini juga hendak menggagas bahwa dalam rangka melayankan misinya, kekristenan dan para pemimpin gereja seharusnya mencipta ulang dan atau mentransformasi tugas pelayanan mereka. Dalam hal ini, komunitas basis dari gereja adalah keluarga, itu sebabnya penelitian ini memberi tekanan khusus pada komunikasi interpersonal; karena ini adalah pintu masuk yang strategis untuk membentuk generasi kristen agara mereka memliki identitas diri dan mendampingi mereka dalam bertumbuh secara iman sebagai anak Tuhan.

 

Pada masa kini, kita semua sudah berada dalam budaya kehidupan yang disebut Era 4.0, yang mana komputer yang sudah terjaring satu sama lain ternyata telah sanggup mencipta sendiri keputusan cerdas dan seringkali tanpa peran atau bantuan manusia lagi. Perkembangan dalam abad ketiga sekarang ini telah diwarnai dengan digitalisasi segala sektor dan dicirikan dengan ketidakpastian. Sekarang yang disaksikan adalah dunia yang tanpa batas. Komunikasi tercipta makin cepat, dan setiap orang dapat merasa, mendengar dan melihat dengan jelas bahwa segala bentuk temuan teknologi yang canggih di setiap ujung dunia manapun, kini dapat kita ketahui langsung dan bersamaan ketika peristiwa itu terjadi. Secara menyeluruh, era ini telah mengubah cara kita berkomunikasi secara interpersonal. Dalam rangka melayankan misinya, maka kekristenan dan para pemimpin gereja seharusnya mencipta ulang dan atau mentransformasi tugas pelayanan mereka. Dalam hal ini, komunitas basis dari gereja adalah keluarga, itu sebabnya penelitian ini memberi tekanan khusus pada komunikasi interpersonal; karena ini adalah pintu masuk yang strategis untuk membentuk generasi kristen agara mereka memliki identitas diri dan mendampingi mereka dalam bertumbuh secara iman sebagai anak Tuhan.


Keywords


communication; interpersonal communication; era of 4.0; Christian familiy; era 4.0; komunikasi; komunikasi interpersonal; keluarga Kristen

Full Text:

Klik PDF untuk baca isi artikel.

References


Agustin, Sari Monik. “Digital Body: Horcrux of Extended Self in Post-Human Era.” Jurnal Komunikasi Indonesia (January 2019): 204-214–214.

Ananta, Unggul Y. Merajut Mimpi Pemuda Berdaulat Hari Esok (Sebuah Mimpi

Brake, Andrew. Hidup Bijak di Dunia Bodoh, Mengali Sumber Hikmat Sejati dari Kitab Amsal, (Bandung: Kalam Hidup, 2015)

Christakis, Nicholas A. “How Ai Will Rewire Us.” Atlantic 323, no. 3 (April 2019): 10–13.

Darmaputera, Eka. Pergulatan Kehadiran Kristen di Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2001.

Kosala, Anbiya Senapati. “Extreme Work” Di Era Revolusi Industri 4.0. Samarinda, Ebook. 2018.

Kuntaraf, Kathleen H. Liwidjaya dan Yonathan Kuntaraf., Komunikasi Keluarga. Bandung: Indonesia Publishing House, 1999.

Membangun Pemuda Milenial Menuju Indonesia Berdaulat). Yogyakarta: Diandra Kreatif, 2018.

Nisa, Saadatun, and Praesti Sedjo. “KONFLIK PACARAN JARAK JAUH PADA INDIVIDU DEWASA MUDA” 3, no. 2 (2010): 7.

Shelley, Mack, and Klaus Krippendorff. “Content Analysis: An Introduction to Its Methodology.” Journal of the American Statistical Association 79, no. 385 (March 1984): 240.

Siahaan, Harls Evan R. “Aktualisasi Pelayanan Karunia Di Era Digital.” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 1, no. 1 (2017): 23–38. www.stttorsina.ac.id/jurnal/index.php/epigraphe.

Sanderan, Rannu. “Exemplary, Menemukan Kunci Pendidikan Iman bagi Anak dalam Keluarga dan Pembelajaran Agama di Sekolah,” Jurnal Arrang: STAKN Toraja, 2016.

Shelley, Mack, and Klaus Krippendorff. “Content Analysis: An Introduction to Its Methodology.” Journal of the American Statistical Association 79, no. 385 (March 1984): 240. https://doi.org/10.2307/2288384

Supratiknya, A., Komunikasi Antarpribadi, Tinjauan Psikologis. Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 1995.

Tim Penyusun Kamus Pusat Pengembangan Bahasa Indonesia Departemen pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 1998.

Triningtyas, Diana A. Sex Education, Magetan: CV. AE Media Grafika, 2017

Wright, H Norman.The Family that Listens. Victor Books, Fourth printing, 1981.

Wahlroos, Sven.,Komunikasi Keluarga: Panduan menuju kesehatan emosional dan hubungan antarpribadi yang lebih harmonis (Terjemahan). Jakarta: BPK-Gunung Mulia, 1999.

Wuryantai, AG. Eka Wenats. “Digitalisasi Masyarakat: Menilik Kekuatan Dan Kelemahan Dinamika Era Informasi Digital Dan Masyarakat Informasi.” Jurnal ILMU KOMUNIKASI 1, no. 2 (November 27, 2013). Accessed August 31, 2017. http://ojs.uajy.ac.id/index.php/jik/article/view/163.




DOI: https://doi.org/10.34307/b.v2i1.84

Article Metrics

Abstract telah dilihat sebanyak 59 kali
File PDF telah di download sebanyak 27 kali

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Add comment




is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs (CC BY-NC-ND).

ISSN LogoCrossref LogoScholar LogoGaruda LogoOne Search Indonesia LogoBase Search LogoScilit LogoDimensions Logo

BIA': Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual
Based on a work at: www.jurnalbia.com or jurnalbia.stakntoraja.ac.id
Online ISSN: 2655-4682 Printed ISSN: 2655-4666

BIA' © Published by STAKN Toraja. All Rights Reserved.