Korupsi sebagai Musuh Bersama: Merekonstruksi Spiritualitas Anti Korupsi dalam Konteks Indonesia

Bestian Simangunsong

Abstract


Abstract: Indonesian goverment established corruption as an extra ordinary crime. Government produced some policies as a manifestasion to prove that they are serious to overcome the practices of corruption and all of the impact in society. Not only government, church as an institution of religion which rich of moral and ethics views can play their role even to show their responsibilities  to construct some formulas to solve some problems related to corruption that occur in the life of nation, society and church. Actually, the synergy between all alements of nation is needed, including the church as an agent of change to raise awareness to understand about corruption and the latent danger of it’s impact. Corruption is the common enemy. It’s also a social concern in Indonesia. So, church as a symbol of a salt and light of the world, has a calling to play the role reconstructing anti-corruption spirituality based on theological dialog and tradition about distributing parjambaran in the context of Batak society.


Abstrak: Pemerintah Indonesia menetapkan korupsi sebagai extra ordinary crime. Kebijakan ini sebagai salah satu wujud keseriusan pemerintah mengatasi praktek korupsi dan segala dampak yang ditimbulkannya di tengah masyarakat. Tidak hanya pemerintah, gereja sebagai lembaga agama yang kaya akan ajaran-ajaran moral juga bertanggungjawab untuk menemukan sebuah formula yang dapat mendorong percepatan penyelesaian persoalan-persoalan terkait korupsi yang terjadi di tengah kehidupan bangsa, masyarakat, dan gereja. Dibutuhkan sinergi antara seluruh elemen bangsa, termasuk gereja sebagai agen perubahan untuk menumbuhkan kesadaran di tengah masyarakat akan pentingnya memahami korupsi dan bahaya laten yang ditimbulkannya. Korupsi merupakan musuh bersama dan keprihatinan sosial di tengah Indonesia. Upaya merekonstruksi spiritualitas anti korupsi yang didasarkan pada penekanan integritas dengan mendialogkannya dengan kearifan lokal pembagian parjambaran pada masyarakat Batak merupakan sumbang pikir teologis terhadap perlawanan korupsi.


Keywords


Korupsi, musuh, bersama, spiritualitas, anti korupsi, parjambaran.

Full Text:

Klik PDF untuk baca isi artikel.

References


Elliot, Kimberly Ann, peny. Korupsi dan Ekonomi Dunia Jakarta: Obor Indonesia. 1999.

Haidir Bagir, “Korupsi dari Perspektif Filsafat dan Etika Islam, dalam Menanggapi Persoalan Korupsi Di Indonesia,” dalam Etika dan Religiusitas Anti Korupsi, Editor Nina Mariani Noor. Geneva: Globethic. Net. 2015

Hakim, Lukman, “Komitmen Aparatur (untuk) Berintegritas”, dalam Majalah Ikhlas Beramal., Edisi 93 Mei –Juni 2015.

Hutabarat, T M. Parrambuan Pangkahataion Dohot Perjambaran Diangka Ulaon Pesta Adat. Medan: Tanpa Penerbit. 1975.

Jahja, Juni Sjafrien. Say No to Korupsi, Jakarta, Visi Media. 2012.

Krisetya, Mesach. “Spritualitas Kristen”. Fakultas Teologi Universitas Kristen Satya Wacana. Salatiga. 2011.

Karundeng , August Cornelius T, “Pentingnya Sumbangsih Etika (Kristen) Dalam Menanggapi Persoalan Korupsi Di Indonesia”, dalam Nina Mariani Noor, peny. Etika dan Religiusitas Anti Korupsi. Geneva: Globethic. Net. International. 2015.

Sahat Martua Lumbantobing, Kekudusan Sosial dan Korupsi Politik: Studi tentang Praksis Perjumpaan Kekudusan Sosial John Wesley dengan Perilaku Korupsi Politik di DPR – RI sebagai Model Sumbang Pikir Teologi Kristen. Disertasi, Dr. UKDW. 2011.

Malik, Madani. “Perilaku Korupsi Kehinaan Bagi Dunia dan Akhirat”, dalam Majalah Fokus Nomor 48 Tahun XII Triwulan IV 2015.

Franz Magnis Suseno. “Lumpur Korupsi dan Integritas Agama”, dalam Asnath N Natar dan Robert Setio, Peny. Malunya Jadi Orang Indonesia, Editor Yogyakarta: Taman Pustaka Kristen. 2012.

Pederson, Paul B. Darah Batak dan Jiwa Protestan Perkembangan Gereja-Gereja Batak Di Sumatera Utara. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1975.

Prior, John M, “Editorial Korupsi,” Jurnal Ledalero 15, no. 1 (Juni 2016)

Rajamarpodang, Gultom. Dalihan Na Tolu Nilai Budaya Suku Batak. Medan: Armanda. 1992.

Sinaga, Richard, dkk. Konsep Mengefektifkan dan Mengefisenkan Pesta Perkawinan Adat Dalihan Na Tolu, Jakarta: Kerabat dan Dian Utama. 2004.

Sahetapy, J.E. Amburadulnya Integritas. Jakarta: Komisi Hukum Nasional RI. 2011.

Sihombing, TM. Jambar Hata: Dongan tu Ulaon Adat.Medan: Tulus Jaya. 1997.

Subandri Simbolon, “Jambar Juhut: Praktik Kultural Anti-Korupsi Batak Toba”, dalam Nina Mariani Noor, peny. Etika dan Religiusitas Anti Korupsi Dari Konsep ke Praktek Di Indonesia. Genava: Globethic.nets. 2015.

Stuckelberger, Christoph. Corruption – Free Churches are Possible, Geneva: Globethics. nets. 2010.

Soleiman, Yusak, ed. Asian Liberation Theology. Jakarta: Persetia dan Jakarta Theological Seminary. 2015.

Susanto, Hary, “Korupsi dan Keadilan”, dalam H. Yunahar Ilyas, peny. Korupsi Dalam Perspektif Agama-Agama. Yogyakarta: LP3 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan Partnership. 2004.

Tim SPORA Communication. Semua Bisa Ber-aksi (Jakarta: Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Kedeputian Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi. 2016.

Wijayanto, Ridwan Zachrie. Korupsi Mengorupsi Indonesia: Sebab Akibat dan Prospek Pemberantasan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. 2010.

Widjaya, Paulus Sugeng, “Korupsi, Nosi Moral, dan Transformasi Internal”, dalam Asnath N. Natar dan Robert Setio, peny. Malunya Jadi Orang Indonesia Menimbang Kembali Peradaban Bangsa. Yogyakarta: Taman Pustaka Kristen & Universitas Kristen Duta Wacana. 2014.

Wahyudi, Rodi, “Hubungan Perilaku Korupsi dengan Ketaatan Beragama di Kota Pekanbaru,” Jurnal Integritas Anti Korupsi, KPK 02, no 1 (Agustus 2016).

Zainal, Arifin, peny. Korupsi dalam Persefektif Agama – Agama. Yogyakarta: Penerbit KUTUB. 2004.




DOI: https://doi.org/10.34307/b.v1i2.52

Article Metrics

Abstract telah dilihat sebanyak 60 kali
File PDF telah di download sebanyak 35 kali

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Add comment




is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs (CC BY-NC-ND).

Scholar LogoGaruda LogoBase Search LogoOne Search Indonesia LogoResearch Gate LogoCrossref Logo

BIA': Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual
Based on a work at: www.jurnalbia.com or jurnalbia.stakntoraja.ac.id
Online ISSN: 2655-4682 Printed ISSN: 2655-4666

BIA' © Published by STAKN Toraja. All Rights Reserved.