Kompetensi Pedagogik Menurut Analisis Ulangan 6:7-9 dengan Pendekatan Hermeneutik Schleiermacher

Syani Bombongan Rantesalu

Abstract


A Primary educator is that parents have an obligation to educate their children to know God. God through Moses ordered the parents of the Israelites to love God with all their heart and not only be limited to that but then also taught their children about God. The method delivered by Moses, which must be done by parents is to teach repeatedly, talk at all times, tie it to the hands and forehead and write on the door and the gate. From these four methods it can be concluded that Moses commanded the Israelites to love God by the method of teaching repeatedly, talking at all times, binding to their hands and forehead and writing on the door of the house and gate, then every Israelite looked at God in sacredness and studied God in the context of life with, so that the teachings of God are one with the child and are realized in every life.


Abstrak: Pendidik yang utama adalah para orang tua yang memiliki kewajiban untuk mendidik anak-anak mereka untuk mengenal Allah. Allah melalui Musa memerintahkan agar para orang tua di Israel untuk mengasihi Allah dengan segenap hati dan tidak hanya terbatas pada hal tersebut, melainkan juga mengajarkan anak-anak mereka tentang Allah. Metode yang diajarkan oleh Musa agar para orang tua mengajarkan hal tersebut kepada anak-anak secara berulang-ulang, membicarakannya dalam segala waktu, mengikatnya di tangan dan dahi mereka serta menuliskannya pada pintu rumah dan pintu gerbang. Dari empat metode ini dapat disimpulkan bahwa Musa memberikan perintah orang-orang Israel untuk mengasihi Allah dengan cara mengajarkannya secara berulang-ulang, membicarakannya di segala waktu, mengikatnya pada tangan dan dahi, serta menulikannya pada pintu dan gerbang, maka setiap anak-anak Israel akan memandang Allah dengan kekudusan dan belajar tentang Allah melalui kehidupan, sehingga pengajaran tentang Allah dinyatakan dalam setiap kehidupan.



Keywords


Deutromony; educator; Hermeneutics; Schleiermarcher; hermeneutika; pengajar; Ulangan

Full Text:

Klik PDF untuk baca isi artikel.

References


Alkitab Penuntun Hidup Berkelimpahan seri lifeAplication Study Bible Jawa Timur: Gandum Mas, 2012.

Barker Paul, Kitab Ulangan (Allah yang menepati janji-janjiNya) Literatur Perkantas 2011.

Edward Gary Schnittjer, The Torah Story Malang: Gandum Mas, 2015.

G Homrighausen E. dan I.H Enklaar, Pendidikan Agama Kristen BPK Gunung Mulia: Jakarta 1993.

Harianto, Pendiidkan Agama Kristen dalam Alkitab dan dunia pendidikan masa Kini Yogyakarta:Yayasan ANDI, 2012.

Ion Croitoru dan Heliana Munteanu, “The Moral-Religious Education – A Support of Self-Conscience Training,” Procedia - Social and Behavioral Sciences 116 (Februari 2014): 2155–63, https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.01.536.

J Cairns. I, Tafsiran Alkitab Kitab Ulangan pasal 1-11 Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003.

Kamus Besar Bahas indonesia S.V “mengikatkan”

Nuhamara Daniel, Pembimbing PAK, Jabar: Jurnal Info Media 2009.

Salim Peter dan Yenni Salim, Kamus Besar Bahasa Indonesia Kontemporer Modern English: Jakarta, 1995.

Setio Robert, Kuliah Filsafat Hermeneutika Makassar: STT Jaffray) September 2018.

Tafsiran Alkitab Masa Kini 1 Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 2005.

Wyclife, Tafsiran Alkitab Malang: Gandum Mas, 2014.




DOI: https://doi.org/10.34307/b.v1i2.14

Article Metrics

Abstract telah dilihat sebanyak 123 kali
File PDF telah di download sebanyak 112 kali

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Add comment




is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs (CC BY-NC-ND).

ISSN LogoCrossref LogoScholar LogoGaruda LogoOne Search Indonesia LogoBase Search LogoScilit LogoDimensions Logo

BIA': Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual
Based on a work at: www.jurnalbia.com or jurnalbia.stakntoraja.ac.id
Online ISSN: 2655-4682 Printed ISSN: 2655-4666

BIA' © Published by STAKN Toraja. All Rights Reserved.